Clickbank Affiliate Scripts

Manfaat Tanaman Pare

Nama Ilmiah : Momordica charantia L.

Suku: Cucurbitceae

Nama Daerah: Paria, pare, pare pahit, pepareh (Jawa). Prieu, peria, foria, pepare, kambeh, paria (Sumatera). Paya, paria, truwuk, paita, paliak, pariak, pania, pepule (Nusa tenggara). Poya, pudu, pentu, paria belenggede, palia (Sulawesi).

Deskripsi: Habitus semak, semusim, menjalar atau merambat. Batang masif, berusuk lima, masih merambat, setelah tua gundul, hijau. Daun tunggal, bulat telur, berbulu, berlekuk, tangkai panjang sampai 7-13cm, hijau. Daun tunggal, bulat telur, berbulu, berlekuk, tangkai panjang sampai 7-13cm, hijau. Bunga tunggal, berkelamin satu, kelopak bentuk lonjong, berusuk banyak, benang sari tiga, kepala sari lepas, putik satu, putih, bakal buah berparuh, berduri tempel, halus dan berambut, tangkai bunga 5-15cm, daun pelindung hijau, mahkota bulat telur, kuning. Buah bulat memanjang, berusuk, jingga. Biji keras, pipih, dengan alur tidak beraturan, cokelat kekuningan. Alar tunggang, puth kotor.

Kandungan Kimia: 
Daun: Momordisin, momordin, karanMn, asam trikosanik, resin, asam resinat, saponin, vitamin A dan C serta minyak lemak terdiri dari asam oleat, asam linoleat, asam stearat dan L.oleostearat. Buah: Karantin, hydroxytryptamine, vitamin A,B dan C. 
Biji: Momordisin. 

Bagian yang Digunakan: Buah, daun. 

Efek Farmakologi: Pahit, dingin, antiradang. Masuk meridian jantung, hati, dan paru. Buah: peluruh dahak, pembersih darah, menambah napsu makan, penurun panas, penyegar badan. Bunga: memacu enzim pencernaan. Daun: peluruh haid, pencahar, perangsang muntah, penurun panas. 

Cara Pemakaian: 
1. Disentri: Sediakan 2 buah pare segar, cuci lalu potong-potong. Tambahkan seperempat gelas air bersih, lalu diblender. Seduh dan peras. Silakan diminum 2 kali sehari. 

2. Kencing Manis: Ambil 2 buah pare, cuci dan lumatkan. Tambahkan setengah gelas air bersih. Aduk dan peras. Minum sehari sebanyak 1 ramuan. Diulang selama 2 minggu. 

3. Cacing kremi: Sediakan 1 genggam daun segar, diberi seperempat cangkir air bersih, lalu blender. Saring dengan kain kasa. Jika perlu, tambahkan sedikit garam, gula aren secukupnya, dan jeruk nipis. Minum sekali sehari seperempat cangkir. Lakukan selama I minggu. 

Manfaat Tanaman Patah Tulang

Nama Ilmiah : Euphorbia tirucalli.

Suku : Euphorbiaceae 

Deskripsi: Perdu, tumbuh tegak, pangkal berkayu, banyak bercabang, bergetah seperti susu yang beracun. Ranting bulat silindris berbentuk pensil, beralur halus membujur, warnanya hijau. Daunnya jarang, terdapat pada ujung ranting yang masih muda, kecil-kecil, bentuknya lanset, cepat rontok. Bunga terdapat diujung batang, berupa bunga majemuk yang tersusun seperti mangkok, warnanya kuning kehijauan. 

Bagian yang Digunakan: Getah. 

Kandungan Kimia: Euphorbone, taraksaterol, alfa-laktucerol. 

Khasiat: Obat luka baru. 

Cara Pemakaian: Getah tanaman langsung dioleskan pada Iuka baru. 

Manfaat Tanaman Patikan Kebo

Nama Ilmiah : Euphorbia hirta.

Suku: Euphorbiaceae 

Deskripsi: Tanaman terna, tegak atau memanjat, tinggi lebih kurang 20 cm, batang berambut, percabangan selalu keluar dan pangkal batang dan tumbuh ke atas, warna merah atau keunguan. 

Daun berbentuk jonong meruncing sampai tumpul, tepi daun bergerigi. perbungaan bentuk bola keluar dan ketiak daun bergagang pendek, berwarna dadu atau merah kecokelatan. 

Bunga mempunyai susunan satu bunga betina dikelilingi oleh lima bunga yang masing-masing terdiri atas empat bunga jantan. 

Kandungan Kimia: Flavonoid, glilcosida, sterol, eufosterol, jambulol, asam melisat, asam forbat, alkaloid, gula, dan tanin. 

Bagian yang Digunakan: Seluruh bagian tumbuhan. 

Khasiat: Anti-inflamasi, hemostatic, ekspektoran, spasmolitik, diuretic, dan antiprunitik. 

Cara Pemakaian: 
1. Bronkhitis: Herba Patikan Kebo segar yang belum berbunga 10 gram, air secukup-nya. Herba Dipipis, lalu saring airnya. Diminum I kali sehari 1/4 cangkir. Lama pengobatan diulang selama 14 hari. 

2. Radang Usus : Herba Patikan Kebo 7 gram, rimpang kunyit4 iris, air 110 ml. Pemakaian dengan jalan diminum  1 kali sehari 100 ml. Lama pengobatan diulang selama 14 hari. 

3. Sakit Tenggorokan : Patikan Kebo yang belum berbunga 10 tanaman, air 110 ml. Cara pemakaian: untuk berkumur 1 kali sehari 100 ml. Bila perlu dapat diencerkan dengan air hangat, sebagian dapat ditelan. 

Peringatan : Penggunaan yang terlalu banyak dapat menyebabkan sakit perut. 




Manfaat pandan wangi

Nama ilmiah : Pandanus amaryllifolius Raxb.

Suku : Pandanaceae.

Deskripsi : Perdu tahunan, tinggi 1-2 m. Batang bulat dengan bekas duduk daun, bercabang, menjalar, akar tunjang, kekuar disekitar pangkal batanh dan bercabang. Daun tunggal, duduk dengan pangkal memeluk batang, tersusun berbaris tiga dalam garis spiral. Helai dau berbentuk pita, tipis, licin, ujung runcing, tepi rata, bertulang sejajar, panjang 40-80 cm, lebar 3-5 cm, berduri tempel pada ibu tulang daun permukaan bawah bagian ujung-ujungnya, warnanya hijau. Bunga majemuk, berbentuk bongkol, warnanya putih. Buahnya buah batu, menggantung, bentuk bola, diameter 4-7,5 cm, dinding buah berambut warnanya jingga.

Sifat dan khasiat : Daun berkhasiat sebagai tonikum, penambah nafsu makan, dan penenang.

Kandungan kimia : Daun pandan mengandung alkaloid, saponin, flavoida, tanin, pokifenol, dan zat warna.

Bagian yang digunakan : Daun.

Cara pemakaian : 
1. Lemah saraf : Daun pandang segar sebanyak 3 lembar dicuci, lalu dipotong kecil-kecil. Renus dengan 3 gelas air bersih sampai tersisa 2 gelas. Setelah dingin disaring lalu diminum pagi dan sore hari, masing-masing 1 gelas.

2. Rematik dan pegal linu : Daun pandan segar sebanyak 5 lembar dan daun serai 20 lembar, dicuci, lalu ditumbuk sampai halus. Tambahkan minyak kayu putih dan minyak gandapura masing-masing 1 sendok makan. Aduk sampai merata. Ramuan ini digunakan untuk menggosok dan mengurut bagian tubuh yang sakit.

3. Rambut rontok : 10 lembar daun waru muda yabg segar, segenggam daun urang-aring, 5 lembar daun mangkokan, 1 lembar daun pandan, 10 kuntuk bunga melati dan 1 kuntum bunga mawar. Setelah semua dicuci bersih, lalu dipotong-potong, secukupnya. Bahan-bahan tersebut dimasukkan kedalam panci email, lalu tambahkan minyak wijen, minyak kelapa dan minyak kemiri masing-masing ½ cangkir. Panaskan sampai mendidih, lalu angkat. Setelah dingin disaring, siap untuk digunakan, caranya oleskan campuran minyak tadi keseluruh kulit kelapa sambil dipijat ringan. Lakukan malam hari sebelum tidur, esok paginya rambut dikeramas. Lakukan 2-3 kali seminggu.

Manfaat tanaman paku tanjung

Nama ilmiah : Nepholepis bisserrata

Suku : Polypodiaceae

Deskripsi : Tumbuhan paku berkembang biak dengan spora, suah mulai bisa dibedakan antara akar, batang, dan daun sejatinya. Letak daun berpasangan, bentuk lanset, warna hijau.

Bagian yang digunakan : Daun.


Kandungan kimia : Saponin, flavonoid.

Khasiat : Penghilang bau badan.

Cara pemakaian : Untuk menghilangkan bau keringat dipakai ±15 gram daun paku tanjung yang masih muda, dicuci dan ditumbuk halus, lalu digosok pada ketiak.

Manfaat Tanaman Pacing

Nama ilmiah : Costus speciosus

Suku : Zingiberaceae

Nama daerah : Pacig tawar, tepung tawar (Sunda), poncang-pancing, pancing (Jawa), lingkuas in talun (Makasar), tehe tepu ( Maluku).

Deskripsi : Herba tegak, termasuk dalam suku jahe-jahean. Tumbuhan tegak tinggi 0,5-3 m. Tempat hidup ditempat lembab, dan teduh. Batang berwarna kuning kecokelatan. Daunnya berwarna hijau tunggal, tangkai daun pendek, memeluk batang. Helaian daun memanjang sampai bentuk lancet, panjang 9-35 cm, lebar 3-10 cm, ujung meruncing, dibagian bawahnya berambut halus. Daun-daun tersusun spiral, mempunyai satu spirostik. Bunga duduk dalam bentuj bulir, besar berwarna putih. Buahnya kotak berbentuk telur, berwarna merah, mempunyai banyak biji.

Bagian yang digunakan : Rimpang.

Kandungan kimia : Rimpang mengandung diosgenin, titogenin, gracilin, sitosterol, methyltriacontan-26-one & 24-hydroxynhentriacontan-27-one.

Khasiat : Mencret, perut kembung.

Efek farmakologi : Sebagai deuretic, antitoksik, menghilangkab gatal (antipruritus), dan peluruh keringat (diaforetik). Pacing juga digunakan sebagai bahan baku kontrasepsi.

Toksisitas : Rimpang mentah, beracun. Kelebihan dosis akan menimbulkan muntah, mencret dan pusing. Bila terjadi gangguan seperti itu, dianjurkan untuk mengunyah 6 gr kayu manis (Glycrrhizauralensis). Perhatian, bagi wanita hamil dan orang yang menderita gangguan pencernaan lemah dilarang mengonsumsi pacing.

Cara pemakaian : 
1. Eksim (gatal-gatal) : Rebus rampang pacing segar secukupnya yang telah diiris dengan air secukupnya selama 15 menit. Gunakan untuk mencuci eksim atau kulit gatal.

2. Memperbaiki pertumbuhan rambut : Tumbuk batang dan daun muda secukupnya, peras, saring. Embunkan selama 1 malam. Kesokan pagi, digunakan untuk mencuci rambut sambil pijat ringan.

Manfaat Buah Murbei

Nama ilmiah : Morus Australis

Suku : Moraceae

Deskripsi : Semak tinggi atau perdu, tinggi sekitar 9 m, percabangan banyak, cabang muda berambut halus. Daun tunggal, letak berseling, bertangkai yang pajangnya 4 cm. Helai daun bulat telur sampai berbentuk jantung, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi bergigi, pertulangan menyirip agak menonjol, permukaan atas dan bawah kasar, panjang 2,5 - 20 cm, lebar 1,5 - 12 cm, warnanya hijau. Bunga majemuk bentuk tandan, keluar dari ketiak daun, mahkota berbentuk taju, warnanya putih. Buahnya banyak berupa buah buni, berair dan rasanya enak. Buah muda berwarna hijau, setelah masak menjadi hitam. Biji kecil warna hitam.

Bagian yang digunakan : Daun, rantinf, buah dan kulit akar.

Kandungan kimia : Ecdysterono, sitosterol, cyaniding, beta karoten, vitamin C.

Khasiat : Obat tekanan darah tinggi, kaki bengkak, memperbanyak keluar ASI, obat bisul, radang kulit, penawar bisa ular.

Cara pemakaian : 
1. Tekanan darah tinggi, kaki bengkak :
Daun murbei segar sebanyak 15 g dicuci bersih, kemudian direbus dengan 2 gelas air selama 15 menit. Setelah dingin, disaring, lalu dibagi untuk 2 kali minum, pagi dan sore

Daun murbei muda dimasak sebagai sayur, lalu dimakan bersama nasi.

Daun murbei segar sebanyak 1 genggam dicuci, lalu direbus dengan air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin disaring, minum sekaligus. Rebusan daun ini berguna untuk membersihkan darah sehingga dapat diminum secara teratur.

Daun murbei segar sebanyak 20 g dicuci lalu digiling halus. Tambahkan ½ cangkit air masak, lalu disaring dan diperas. Air yang terkumpul diminum sekaligus.

Manfaat Tanaman Pacar Air



Nama ilmiah : Impatiens Balsamina

Suku : Balsaminaceae

Deskripsi : Terna berbatang basah, bercabang, dengan daun tunggal, bentuk langset memanjang pinggir bergerigi warna hijau muda tanpa daun penumpu. Bunga berwarna cerah, seperti merah, orange, ungu, putih, dll. Buahnya buah kendaga, bila masak akan membuka menjadi 5 bagian yang terpilin. Biasanya ditanam sebagai tanaman hias dengan tinggi 30-80 cm.

Bagian yang digunakan : akar.

Kandungan kimia : Cyanidin, kaempferol.

Khasiat : Tertusuk tulang/benda asing di kerongkongan tenggorokan.

Cara pemakaian :
Akar dikunyah dan telan dengan air hangat.

Manfaat Tanaman Mindi

Bahasa ilmiah : Melia azedarach

Suku : Meliaceae

Deskripsi : Dapat ditemukan dari dataran rendah sampai pegunungan dengan ketinggian 1.100 m dpl. Pohon yang bercabang banyak ini mempunyai kulit batang yang berwarna cokelat tua, dengan tinggi sampai 4 m. Daunnya majemuk, menyirip ganda, tumbuh berseling dengan panjang 20-80 cm. Anak daun benuknya bulat telur sampai lanset, tepi bergerigi, ujung runcing, pangkal membulat atau tumpul, permukaan atas dau berwarna hijau tua, bagian bawah hijau muda, panjang 3-7 cm, lebar 1,5-3 cm. Bunga majemuk dalam malai yang panjangnya 10-20 cm, keluar dari ketiak daun. Daun daun mahkota berjumlah 5, panjangnya sekutar 1 cm, warnanya ungu pucat, dan berbau harum. Buahnya buah batu, bulat, diameter sekitar 1,5 cm. Jika masak warnanya cokelat kekuningan, dan berbiji satu.

Bagian yang digunakan : Kulit kayu, kulit akar, daun.

Kandungan kimia : Alkaloid, minyak atsiri dan triterpen.

Khasiat : Obat tekanan darah tinggi, kudis, skabies.

Cara pemakaian :
1. Tekanan darah tinggi (hipertensi) :
Cuci daun mindi kecil yang segar (tujuh lembar), lalu rebus dengan dua gelas air sampai airnya tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring dan minum sehari dua kali, masing-masing setengah gelas.

2. Skabies :
Tambahkan cuka pada bubuk kulit kayu atau kulit akar secukupnya, lalu aduk sampai merata. Borehkan pada bagian kulit yang gatal. Lakukan 3-4 kali sahri sampai sembuh.

3. Kudis :
- Rebus kulir kayu atau kulit akar mindi kecil secukupnya. Setelah dingin, gunakan air saringannya untuk mencuci bagian kulit yang kudis.
-Cuci dan tumbuk sampai halus daun mindi kecil yang masih segar (secukupnya). Bubuhkan pada bagian kulit yang kudis, lalu balut. Lakukan tiga kali sehari.
- Bakar kulit kayu mindi kecil secukupnya sampai hangus, lalu giling menjadi serbuk. Tambahkan air kapur sirih, lalu gunakan untuk menggosok bagian kulit yang kudis.

Manfaat Tanaman Meniran


Nama ilmiah : Phylantus Urinaria, Linn

Suku : Euphorbiaceae

Deakripsi : Batang berbentuk bulat berbatang basah dengan tinggi kurang dari 50 cm. Mempunyai daun yang bersirip genap setiap satu tangkai daun terdiri dari daun majemuk yang mempunyai ukuran kecil dan berbentuk lonjong. Bunga terdapat pada ketiak daun menghadap kearah bawah. Meniran berasal dari daerah tropis yang tumbuh liar di hutan-hutan, ladang-ladang, kebun-kebun maupun pekarangan halaman rumah, lada umumnya tidak dipelihara karena dianggap tumbuhan rumput biasa. Meniran tumbuh subur di tempat yang lembab pada dataran rendah sampai keinggian 1000 meter diatas permukaan laut.

Bagian yang digunakan : Seluruh bagian tanaman.

Kandungan kimia : Phyllathin.

Khasiat : Untuk sakit kuning, demam, batuk, ayan.

Efek farmakologi : Imunostimulan (peningkat daya tahan tubuh).

Cara pemakaian :
1. Sakit kuning : 16 tanaman meniran (akar, batang, dan daun), 2 gelas air. Tanaman meniran di cuci, lalu ditumbuk halus dan direbus dengan 2 gelas air susu sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas. Cara menggunakan : disaring dan diminum sekaligus, dilakukan setiap hari.

2. Batuk : 3-7 batang tanaman meniran lengkap (akar, batang, daun, dan bunga), madu secukupnya. Bahan dicuci bersih, kemudin ditumbuk halus dan direbus dengan 3 sendok makan air masak, hasilnya dicampur dengan 1 sendok makan madu sampai merata. Cara menggunakannya : diminum sekaligus dan dilakukan 2 kali sehari.

Manfaat Buah Markisa

Nama lmiah : Passiflora quadrangularis

Suku : Passifloraceae

Deskripsi : Semak menjalar dengan panjang mencapi 10 m. Batang markisa berwarna hijau kecokelatan. Daun tunggal lonjong, pangkal membulat, pertulangan menyirip. Buah markisa berwarna hijau keputihan dan berbentuk lonjong.

Bagian yang digunakan : Daun, buah.

Kandungan kimia : Polifenol, karotenoid, passaflorina, harman, harmol.

Khasiat : Peluruh air seni, kencing nanah, penenang.

Cara pemakaian : 
Peluruh air seni : 10 gram duan segar dicuci, direbus dengan dua gelas air selama 25 menit. Setelah dingin, rebusan disaring dan diminum dua kali sehari sama banyak.

Manfaat Buah Mengkudu

Nama ilmiah : Morinda citrifolia

Suku : Rubiaceae

Deskripsi : Perdu atau pojon kecil, tumbuh membengkok, tinggi 3-8 m, berkayu, bulat, kulit kasar, bercabang banyak dengan ranting muda bersegi empat. Daun tunggal, letak berhadapan, bertangkai pendek, tebalengkilap, berbentuk bulat telur lebar sampai berbentuk elips, ujung runcing, pangkal menyempit, tepi rata, pertulangan menyirip, panjang 10-40 cm, lebar 5-17 cm dan berwarna hijau tua. Bunga keluar dari ketiak daun, 5-8 dalam karangan berbentuk bonggol, mahkota berbentuk tabung, berbenuk seperti terompet, berwarna putih dan harum. Buah bertangkai dengan bentuk bulat lonjong, panjang 5-10 cm, berupa buah buni majemuk yang berkumpul menjadi satu sebagai buah yang besar. Permukaan buah berbenjol-benjol, keras berwarna hijau, bersaging lunak dan berair jika masak, berwarna kuning pucat atau kuning kotor, berbau busuk, berisi banyak biji berwarna cokelat kehitama. Perbanyakan dengan biji.

Bagian yang digunakan : Buah.

Kandungan kimia : Morodin, terpenoid, scopoletin, asam kaproat, alkoloid.

Khasiat : Pereda batuk, pereda demam, sariawan, menggilangkan lembab kulit, meningkatkan kekuatan tulang, peluruh kencing, peluruh haid, pembersih darah, meningkatkan daya tahan tubuh, antikanker, pembasmi cacing, antiradang, antibakteri, pencahar, anti kuman, dan pelembut kulit.

Cara pemakaian : 
1. Batuk karena masuk angin :
Parut buah mengkudu masak (2-3 buah). Peras dan saring dengan sepotong kain. Tambahkan gula bati secukupnya sambil diaduk rata. Minum sekaligus. Lakukan dua kali sehari.

2. Batuk :
Parut buah mengkudu masak (2 buah). Peras dan saring dengan sepotong kain. Tambahakan 3 sendok makan air masak, satu sendok teh cuka, dan seujung sendok teh garam sambil diaduk rata. Minum sehari 3x2 sendok makan.

3. Batuk rejan :
Cuci buah mengkudu masak (1 buah), daun dewa (6 lembar), daun jinten (10 lembar), dan daun sambiloto (7 lembar), semuanya bahan segar. Rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa satu gelas. Setelah dingin, saring. Minum sekaligus. Ampas bisa direbus sekali lagi untuk diminum oada sore hari.

4. Sariawan :
- Cuci buah mengkudu masak (3 buah), pisang batu yang sudah masak (3 buah) yang diambil isinya, pisang batu mentah (4 buah) yang diiris bersama kulitnya. Tumbuk bahan-bahan sampai halus. Peras dengan sepotong kain. Masukkan air hasil perasan kedalam gelas dan embunkan semalam. Minum sekaligus pada pagi hari. Lakukan setiap hari sampai sembuh.
- Cuci buah mengkudu masak (2 buah), laku parut. Tambahkan air masak (2 sendok makan) dan madu murni (1 sendok makan). Peras dan saring dengan sepotong kain. Minum air hasil perasan sakaligus. Lakukan tiga kali sehari.

5. Sakit perut, sakit pinggang karena masuk angin, badan sakit pasca melahirkan : 
Oleskan minyak kelapa pada daun mengkudu segar dengan ukuran besar. Layukan diatas api. Ikat pada perut atau pinggang yabg sakit saat masih hangat.

Catatan : Jus mengkudu jangan diberikan pada orang yang menjalankan diet rendah kalium (potasium). Jika jus mengkudu diminum penderita gagal ginjal kronik, jumlah kalium di dalam darah akan meningkat.

Manfaat Tanaman Lidah Mertua


Nama ilmiah : Sansevieria laurentii

Suku : Liliaceae

Deskripsi : Terna menahun, akar rimpang menjalar. Daun tunggal, kaku, keras, permukaan licin, berkumpul sebagai roset akar. Helaian daun berbentuk panjang menyempit dengan bagian tepi agak melengkung ke dalam menyerupai talang, ujung runcing, pangkal menyempit, kedua permukaan daun berwarna hijau dengan garis-garis bergelombang horizontal dan tepi daun berwarna hijau kuning emas. Bunga majemuk dalam tandan, membentuk bulir, warna hijau muda, harum, mekar menjelang malam. Buah buni warna merah tua.

Bagian yang digunakan : Seluruh bagian tanaman.

Khasiat : Antibiotik, radang, flu, batuk, kencing manis, tekanan darah tinggi, digigit ular.

Kandungan kimia : Daun mengandung abamagenin, kardenolin, saponin, dan polifenol.

Cara pemakaian : 
1. Tekanan darah tinggi, diare, digigit ular, radang saluran napas, radang lambung, dan radang usus :
Cuci bersih 27 g akar lidah mertua kering, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Saring air rebusan, lalu minum 2 kali sahari masing-masing ½ gelas.

2. Influenza, batuk, kecing manis :
Cuci bersih 25 buah lidah mertua, rebus dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring rebusan lalu minum 2 kali sehari masing-masing ½ gelas.

Manfaat Pohon Mangkokan

Nama ilmiah : Nothopanax scutellarium Merr

Suku : Araliaceae

Nama daerah : Mamnukan (Sunda), godong mangkoka (Jawa), daun koin, daun mangkok, memangkokkan, pohon mangkok (Sumatera), daun mangkok (Manado), mangko-mangko (Makasar), Sawoko (Halmahera).

Deskripsi : Perdu, tahunan, tinggi tanan 1-1,5 m. Batang berkayu, bercabang, bulat, ketika masih muda ungu, tetapi setelah tua menjadi putih kehijauan. Duan tunggal, bulat, berlekuk, tepu bergerigi, diameter 1-2 cm. Pertulangan daun menyirip, tangkai daun silindris, warna ungu, hijau. Bunga majemuk, payung, kelopak bergerigi pendek, atau ramping, tinggi ±1,5 mm, benang sari lima, bakal buah beruang 3-4, tangkai pendek, mahkota waktu kuncup tersusun seperti genting, kemudian melengkung, berwarna hijau. Buah buni, pipih, hijau. Biji kecil, kersa cokelat. Akar tunggang, warna putih kotor.

Bagian yang digunakan : Daun.

Kandungan kimia : Batang dan daun mengandung kalsium oksalat, peroksidase, amygdalin, fosfor, besi, lemak, protein, serta vitamin A, B1, dan C.

Sifat dan efek farmakologi : Akar berkhasiat sebagai diuretic (peluruh air seni). Daun berkhasiat sebagai diuretic dan antiinflamasi.

Cara pemakaian : 
Luka : Daun mangkokan segar secukupnya dicuci bersih lalu digiling halus. Taruh diatas luka, lalu dibalut. Ganti 2-3 kali sehari.

Manfaat Biji Mangga

Nama ilmiah : Mangifera indica

Suku : Anacardiaceae

Deskripsi : Pihon tinggi, tegak, berkayu, bulat, percabangan simpodial, cokelat. Daun tunggal, lonjong, ujung runcing, pertulangan menyirip, hijau. Buah buni, bulat telur, hijau atau kuning. Biji keras, tebal, kuning muda. Akar tunggang cokelat.

Bagian yang digunakan : Biji.

Kandungan kimia : Beta karodin, vitamin C, kalium.

Khasiat : Obat cacing.

Cara pemakaian : Untuk obat cacing dipakai 40-50 gram biji mangga, dicuci, dirajang, direbus dengan 3 gelas air sampai air rebusannya tinggal setengah, dinginkan dan disaring. Hasil saringan diminum 3 kali sehari (pagi, siang, sore) sama banyak.