Manfaat Buah Kelapa


Nama

: Kelapa

Nama Latin

: Cocos Nucifera

Suku

: Arecaceae (Palmae)

Deskripsi

: Pohon mempunyai tinggi 20-30 m, batang ramping, tegak lurus, tidak bercabang, dengan bekas daun yang lepas. Daun majemuk menyirip, tumbuh berkumpul diujung batang nenbentuk riset batang, panjang helaian daun sanpai 5 m. Anak daun panjang, keras seperti kulit, ujung runcing, dan mudah rontok. Bunga berkelamin tunggal dalam satu pohon, tersusun dalam karangan berupa tongkol yang bercabang, dikelilingi seludang, bunga kecil-kecil, berwarna kuning putih. Buah batu berbiji satu, diameter sekitar 15cm, dengan mata lembaga dekat pangkal buah. Buah berbentuk bulat telur sungsang, dengan diameter sekitat 25-75 cm, terbungkus serabut tebal, dengan kulit dalam keras seperti tulang, berisi air dan daging yang mengandung santan.

Kandungan Kimia

: Daging buah mengandung minyak lemak, karbohidrat, protein, stigmasterin, fitosterin, kolin, asam undekanoat, asam tridekonat, serta vitamin A, B, C, dan E. Minyak mengandung glukosa, sakarosa, fruktosa, protein, asam karbonat, enzim, tanin, air. Air kelapa mengandung glukos (buah muda), sakarosa (buah masak), mineral, enzim. Tempurung mengandung zat kapur, serat, pentose dan minyak atsiri. Daun mengandung cocosital.

Bagian Yang Digunakan

: Kulit akar, daun, tempurung, minyak, santan dan daging.

Kasiat

: Kelapa berkasiat meredakan demam, meluruhkan urin, menawar racun, dan mencegah kehamilan. Rasa daging buah manis, bersifat netral, berkhasiat sebagai pencahar (urus-urus). Santan berkhasiat meluruhkan cacung usus dan meluruhkan urin (diuretik). Air kelapa berkhasiat meluruhkan urin, dan membersihkan darah. Tangkai bunga segar berkhasiat meluruhkan urin, pendingin dan pencahar. Rasa daun pahit dan netral. Kulit batang berkhasiat antiseptik.

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

: 1. Keracunan makanan (jengkol, jamur, singkong, tempe bingkrek, udang) : Aduk ¾ gelas air kelapa hijau muda dan 1 sendok makan madu atau 1 sendok teh garam. Minum 2-3 x sehari.

2. Luka bakar : Aduk rata minyak kelapa dan kapur sirih sampai seperti salep, oleskan pasa bagian yang melepuh.

3. Cacing kremi : Aduk 2 sendok makan santan kental, air perasan parutan 2-3 buah wortel, dan sedikit garam. Lalu diminum.

Manfaat Pohon Kemangi


Nama
: Kemangi
Nama Latin
: Ocium Sanctum L
Suku
: Labiatae
Deskripsi
: Herba tegak atau semak, tajuk membulat, bercabang banyak, batang pokok tidak jelas, bercabang banyak, hijau sering keunguan, berambut atau tidak. Duan tunggal, berhadapan, helai daun bukat telur-elips-memanjang, ujung meruncing atau tumpul, pangkal bangun pasak sampai membulat, dikedua permukaan berambut. Bunga susunan majemuk berkarang atau tandan, terminal diketiak daun pasa ujung daun pelindung elips atau bulat telur. Mahkota warna putih. Buah tegak dan tertekan, ujung bentuk kait dan melintang. Biji keras, cokelat tua, gundul, dibasahi segera membengkak.
Kandungan Kimia
: Minyak atsiri terdiri dari pinen, sarbinen, mirsen, limonene, 1,8 sineol, osimen, ocimen, E-sabinen hidrat, bergamoten, kariofilen, farnesen, humulen, metilkavikol, terpineol, germakaran-D, basabolen, eugenol, bisabolol, eucalyptol, estragol, burneol, osimen, geraniol, anetol, 10-kardinol, kariovilen, terpinol, kamfora, 3-oktanol, safrol, seskuitijen, linalool, dan metilkavikol. Daun mempunyai kandungan eugenol sebagai komponen utama, flavon apigenin, luteolin, flavonol glikosida apugenin 7-O-glukonida, luteolin-7-O-glukoronida, flavon-C-glukosida, flavon-C-glukosida orientin dan mokudistin, dan asam ursolat.
Bagian Yang Digunakan
: Daun
Kasiat
: Menambah nafsu makan, menghilangkan bau badan.
Efek Farmakologi
: Minyak atsiri pada daun memiliki efek antibakteri, dapat menghambat metamorphosis aedes aegypte, dan sebagai desinfektan cetakan alginate. Seduhan daun dapat meningkatkan ekskresi dan menurunkan asam urat tikus putih serta mempau menyembuhkan ulkus venteikuli yang disebabkan oleh salisilat. Sari daun mampu menurunkan kadar asam urat. Ekstrak etanol daun dapat meningkatkan toleransi anoksida dan efek antioksi, serta pada metabolisme jaringan.
Cara Pemakaian
: 1. Bau badan dan bau keringat :
Tumbuk halus daun, biji, dan akar kemangi secukupnya, lalu seduh dengan air panas sebanyak 1 gelas. Saring air seduhan, lalu tambahkan gula aren secukupnya. Minum air seduhan setiap pagi dan malam hari.

2. Bau mulut :
Daun kemangi bisa langsung dimakan sebagai lalapan.

Manfaat Pohon Keladi


Nama

: Keladi

Nama Latin

: Kaladium Bicolor

Suku

: Araceae

Deskripsi

:
Terna musiman, tinggi 25-50 cm. Batang membentuk umbi. Daun tunggal, bentuk perisai persegi, tepi rata, permukaan licin, pertulangan daun menjari, hijau berbintik-bintik putih, sekitar tulang daun berwarna merah. Bunga majemuk, bentuk tongkol, berumah satu, tangaki silindris panjang 28-40 cm, pangkal tangkai dilindungi selundang bunga, benang sari mengumpul membentuk gada, kuning, mahkota satu helai, putih. Akar serabut putih.

Kandungan Kimia

: Umbi

Bagian Yang Digunakan

: Saponin, flavonoid, polifenol.

Kasiat

: Obat sakit bengkak pada jari tangan.

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

:
Untuk sakit bengkak pada jari : dipakai ±15 gram umbi keladi, dicuci dan di tumbuk sampai halus, lalu ditempelkan pada jari yang sakit, jika sudah mengering, segera di ganti yang baru.

Manfaat Pohon Katuk


Nama

:Katuk

Nama Latin

: Saurapus Androgynus (L) Merr

Suku

: Euphorbiaceae

Deskripsi

:
Tanaman perdu. Batang berkayu, bulat, bekas daun tampak jelas, tegak, daun muda berwarna hijau dan setelah tua berwarna cokelat kehijauan. Daun majemuk, bulat telur, ujung runcing, pangkal tumpul, tepi rata, pertulangan menyirip, warna hijau. Bunga majemuk bentuk payung di ketiak daun, mahkota bulat telur, warna ungu. Buah buni, bulat, beruang tiga, warna hijau keputih-putihan.

Kandungan Kimia

: Senyawa steroid dan senyawa polufenol.

Bagian Yang Digunakan

: Daun

Kasiat

: Antipiretik, laktagog ( meningkatkan ASI ).

Efek Farmakologi

: Meningkatkan produksi air susu.

Cara Pemakaian

:
Sebagai Pelancar ASI : Daun katuk segar beberpa helai, dibuat sayur. Selain daun katuk dapat digunakan daun bayam, daun lembayung, daun sawi, kacang panjang, kacang koro, jantung pisang, buah labu air, bauh labu merah, dan lain-lain. Semua itu dijadikan sayuran dan dimakan secaea bergantian. Makan harus teratur dan dipilih yang bergizi.

Manfaat Bunga Kaca Piring


Nama

: Kaca Piring

Nama Latin

: Gardenia Augusta

Suku

: Rubiaceae

Deskripsi

:
Semak berumur tahunan serta banyak memiliki cabang, ranting maupun daun yang lebat. Kaca piring mudah tumbuh di sembarang tenpat, baik daerah dingin maupun panas. Namun, tumbuhan ini lebih cocok didaerah pegunungan atau lokasi yang tingginya lebih dari 400 meter diatas permukaan laut. Bunganya berukuran berkisar 1-2 meter. Bunganya indah dengan bunga mawar putih dengan tajuk-tajuk melingkar dan bersusun membentuk satu kesatuan yang anggun. Daunnya berbentuk oval, tebal, licin, dan mengkilap pada permukaan telapak dan bagian atasnya. Karena keharuman bunganya, kaca piring mempunyai nilai komersial untuk dibuat minyak wangi. Sedang pengembangbiakan tanaman ini dapat dilakukan dengan cara stek.

Kandungan Kimia

: Minyak Atsiri (linalool dan sryrolyl).

Bagian Yang Digunakan

: Daun, Biji

Kasiat

: Obat Sariawan, obat demam, sembelit.

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

:
1. Sariawan : 7 lembar daun kaca piring, 2 sendok makan madu, dan satu potong gula aren. Daun kaca piring diremas-remas dan ditambah dengan 1 cangkir air dan disaring. Kemudian dicampur dengan madu dan gula aren tersebut dan diaduk sampai merata. Lalu diminum dan diulangi setiap 2 hari sekali.

2. Demam : 7 lembar daun kaca piring dan 1 potong gula batu. Daun kaca piring diremas-remas dengan satu gelas air dan disaring. Kemudian dicampur dengan gula batu dan diaduk sampai merata, lalu diminum.

3. Sukar buang air besar : 3 biji kaca piring direbus dengan 2 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, lalu diminum.

Manfaat Jeruk Nipis


Nama

: Jeruk Nipis

Nama Latin

: Citrus Aurantifolia

Suku

: Rutaceae

Deskripsi

:
Tanaman perdu, tinggi ±3,5 m. Batang berkayu, bulat, berduri, warna putih kehijauan. Daun majemuk, elip atau bulat telur, pangkal membulat, ujung tumpul, tepi beringgit, panjang 2,5-9 cm, lebar 2-5 cm, pertulangan menyirip, warna hijau. Bunga majemuk atau tunggal, diameter 1,5-2,5 cm, mahkota 4-5, bulat telur atau langset, warna putih. Buah buni, diameter 3,5-5 cm, buah muda berwarna hijau dan setelah tua berwarna kuning.

Kandungan Kimia

: Minyak atsiri, vitamin C, asam sitrat.

Bagian Yang Digunakan

: Buah

Kasiat

:
Obat batuk, menambah stamina, haid tidak teratur, melangsingkan badan.

Efek Farmakologi

:
Obat batuk, menambah stamina, haid tidak teratur, melangsingkan badan.

Cara Pemakaian

:
Untuk obat yang diminum, peras 1-2 buah jeruk nipis. Perasan ini dapat digunakan tersendiri atau dicampur dengan bahan yang lain.
Untuk pemakaian luar, aduk air jeruk nipis dengan bahan lain untuk dikompresi atau dibalutkan ke tubuh yang sakit, seperti demam pada anak², sakir perut, diare, sakit gigi, nyeri haid, kepala pusing, rematik, jerawat, terkilir. Air jeruk nipis juga dapat digunakan sebagai obat kumur pada penderita sakit tenggorokan.

Manfaat Pohon Jengger Ayam


Nama

: Jengger Ayam

Nama Latin

: Celosia Cristata

Suku

: Amaranthaceae

Deskripsi

:
Terna setinggi 1-2 meter berbatang tegak sedikit berbulu. Daun tunggal, lonjong, tepi rata, pertulangan menyirip, berwatna ungu kehijauan. Bunga majemuk, bentuk bulir, terletak di ujung batang atau cabang. Buah buni, bulat, ditutupi seludang buah, berwarna putih atau ungu. Akar tunggang berwarna putih.

Kandungan Kimia

:
Minyak lemak, kaempferitin, amaranthin, pinitol.

Bagian Yang Digunakan

: Bunga

Kasiat

: Obat Keputihan

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

:
10 gram bunga segar direbus dengan 1,5 grlas air selama 15 menit, setelah dingin di saring. Hasil saringan diminum sekaligus. 

Manfaat Pohon Jarak


Nama

: Jarak Pagar

Nama Latin

: Jatropha curcas

Suku

: Euphorbiaceae

Deskripsi

:
Perdu atau pohon kecil, tinggi 2-5 m, biasa ditanam sebagai tanaman pagar, kadang-kadang liar. Getah berwarna putih agak keruh, kulit pohonnya licin dan batangnya memiliki tonjolan-tonjolan bekas daun yang gugur. Daun tunggal, permukaan atas helai daun berwarna hijau dan permukaan bawah lebih pucat. Bentuknya bulat telur melebar dengan panjang helaian daun 5-15 cm, lebar 6-16 cm. Daunnya bersudut atau berlekuk 3-5 cm. Bunga berwarna hijau kekuningan, berkelamin tunggal, berumah satu. Baik bunga jantan maupun betina masing-masing tersusun dalam rangkaian berupa cawan. Buahnya bulat, dengan diameter 3-4 cm, bila masak berwarna kuning yang terlihat retak-retak.

Kandungan Kimia

:
Daun dan batang jatropha curcas mengandung safonin, flavonoida dan polifenol, sedangkan daunnya juga mengandung tanin.

Bagian Yang Digunakan

: Daun

Kasiat

:
Daun jatropha curcas berkhasiat sebagai obat cacing, obat perut kembung dan obat luka.

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

: -

Manfaat Jambu Monyet


Nama

: Jambu Monyet/ Jambu Mete

Nama Latin

: Annacardium Occidentale L

Suku

: Annacardiaceae

Deskripsi

:
Pohon, hijau. Batang pokok berpola monopodial, bengkok, bercabang dekat tanah, bergetah merah seperti lem, rantai berdaun di ujung. 
Daun : tunggal, bertangkai helaian bulat terbalik. Bunga malai di ujung batang atau cabang, berambut.
Buah : tangkai berbentuk buah pir sampai bentuk jantung terbalik, kuning kadang-kadang bernoda.

Kandungan Kimia

:
Buah : mengandung asmaaskorbat, benzeldehisa, transhrx-2-enal, B-caroteb, kalsium, kar-3-en, lrukosianidin, leukoplargonidin, tiamin, riboflavin, dan asam salisilat. 
Biji : asam anakardat, asam fitat, a-katekin, anakardol, B-sitosterol, asam kaprat, asam kaprilat, kardanol, asam galat, asam glutamate dan asam kiristat.
Kulit batang : alkaloid, saponin, flavonoid, tanin. 
Komponen penyususn getah daun : asm hidroksi benzoate, glikosida kaemferol, glikosida kuersetin. Komponen eksudat terdiri dari 4-O-metil glukuronat, arabinosa, galaktosa, dan ramnosa.

Bagian Yang Digunakan

: Buah dan Daun.

Kasiat

:
Diabetes melitus, desentri, sari kulit biji jambu mete berkhasiat sebagai obat cacing.

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

:
1. Diabetes melitus : 2 potong kulit jambu monyet dan adas pulowaras secukupnya, direbus bersama 2 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore.
2. Disentri : 1 genggam daun jambu monyet dan 1 potong kulit batang jambu monyet direbus bersama dalam 1,5 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil sarinya. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore.

Manfaat Jambu Biji


Nama

: Jambu Biji

Nama Latin

: Psidium Guajava 

Suku

: Myrtaceae

Deskripsi

:
Tanaman perdu, tinggi 5-10 m. Batang berkayu, bulat, kulit kayu licin, mengelupas, bercabang, warna coklat kehijauan. Daun tunggal, bulat telur, ujung tumpul, pangkal membulat, tepi rata, panjang 6-14 cm, lebar 3-6 cm, pertulangan menyirip, warna hijau kekuningan. Bunga tunggal di ketiak daun, mahkota bulat telur, panjang 1,5 cm, warna putih kekuningan. Buah buni, bulat telur, warna putih kekuningan.

Kandungan Kimia

:
Semua organ tubuh banyak mengandung senyawa fenolik. Disamping itu, ditemukan pula golongan triterpen.
Daun : asam psidiolat, asam ursolat, asam krategolat, asam oleanolat, asam guaiavalot, kuersetin dalam bentuk aglikon, guajaverin, isokuersetin, kuersitrin.
Batang : leuosianidin 0,4% (dalam bentuk campuran stereoisomer), amritosit dengan asam elagat (sedikit), zat samak pirogalol 13,5% dan dalam jumlah sangat sedikit mirisetin leukoantosian. 
Kulit akar : banyak mengandung zat samak tipe galat. 
Buah muda : kuersetin, guajaverin, asam galat, 0,1% leukosianidin, 0,1% heksahidroksidifenil ester dalam bentuk glikosida, asam elagat.
Buah masak : banyak mengandung asam elagat dalam bentuk bebas dan sedikit.

Bagian Yang Digunakan

: Daun dan Buah

Kasiat

: Obat diare, diabetes.

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

:
1. Diabetes melitus : 1 buah setengah masak. Buah jambu biji dibelah 4 dan direbua dengan 1 liter air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya. Minum 2 kali sehari, pagi dan sore.
2. Sakir perut (diare dan mencret) : 5 lembar daun jambu biji, 1 potongan akar, kulit dan batang. Semua bahan direbus dengan 1,5 liter air sampai mendidih, disaring untuk diambil airnya. Minum 2 kali sehari pagi dan sore.

Manfaat Pohon Jahe


Nama

: Jahe

Nama Latin

: Zingiber Officinale

Suku

: Zingiberaceae

Deskripsi

:
Herba menahun dengan akar rimpang. Batang tegak. Daun kerap kali 2 baris dengan pelepah menempel batang. Kelopak bunga berbentuk tabung, dengan ujung bertaju. Daun mahkota 3, pada pangkal melekat. Buah kotak, kebanyakan berkatup 3, kadang-kadang tidak pecah.

Kandungan Kimia

:
Minyak atsiri dan oleoresin. Komponen minyak atsiri menyebabkan jahe berbau harun, sedangkan oleoresinnya menyebabkan rasa pedas. Kandungan minyak atsiri dalam jahe kering sekitar 1 - 3 persen. Komponen utama minyak atsiri jahe yang menyebabkan bau harum adalah zingiberen dan zinhiberol.

Bagian Yang Digunakan

:
Rimpang aroma harum jahe disebabkan oleh minyak atsiri, sedangkan oleoresinnya menyebabkan rasa pedas. Kandungan minyak atsiri dalam jahe kering sekitar 1 - 3 persen. Komponen utama minyak atsiri jahe yang menyebabkan bau harum adalah zingiberen dan zinhiberol. Selain itu adpula gingerol.

Kasiat

:
Minyak jahe mencegah dan mengobati mual dan muntah, misalnya mabuk karena kendaraan. Juga rasanya yang tajam merangsang nafsu makan, memperkuat otot usus, membantu mengeluarkangas usus serta membantu fungsi jantung. Dalam pengobatan tradisional asia, jahe dipakai untuk mengobati selesma, masuk angin, diare, dan penyakit radang sendi tulang, seperti artritis. Jahe dipakai untuk meningkatkan pembersih tubuh melalui keringat.

Efek Farmakologi

:
Penelitian modern telah membuktikan secara ilmiah berbagai manfaat jahe, antara lain : 
1. Membantu pencernaan, karenajahe mengandun enzim pencernaan, yaitu protease dan lipase, yang masing-masing mencerna protein dan lemak.
2. Mencegah mual, karena jahe mampu memblokir serotonin, yaitu senyawa kimia yang dapat menyebabkan perut berkontraksi sehingga timbul rasa mual. Termasuk mual karena mabuk perjalanan.
3. Membuat lambung menjadi nyaman, meringankan kram perut dan membantu mengeluarkan angin.
4. Jahe juga mengandung antioksidan yang membantu menetralkan efek merusak yang disebabkan oleh radikal bebas di dalam tubuh.

Cara Pemakaian

:
Masuk angin : 2 rimpang sebesar ibu jari dicuci, diseduh air panas, bila perlu ditambahkan gula aren.

Manfaat Pohon Ganyong


Nama

: Ganyong

Nama Latin

: Canna Edulis

Suku

: Cannaceae

Deskripsi

:
Terna, batang tegak, tidak berkayu, beruas-ruas, hijau atau ungu kehijauan. Daun tunggal, bulat telur, ujung dan pangkal runcing, tepi rata, pertulangan menyirip. Bunga majemuk, benuk bulir atau tandan, kuning berbintik-bintik merah.

Kandungan Kimia

: Pati, flavonoid, saponin, garam fosfat.

Bagian Yang Digunakan

: Umbi.

Kasiat

: Untuk mengobati maag atau penyakit lambung.

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

:
Sebagai obat maag/penyakit lambung : 25 gram tepung umbi dicampur dengan 1 gelas air, ditambah garam dapur ¼ sendok teh dan gula merah sebesar 2 ibu jari. Lalu dimasak selama 15 menit sampai berbentuk bubur, setelah dingin dimakan sekaligus.

Manfaat Pohon Iler


Nama

: Iler

Nama Latin

: Coleus atropurpureus Benth 

Suku

: Labiate

Deskripsi

:
Semak, semusim tinggi tanaman 1,5 m. Batang lunak, segi empat. Percabangan monopodial, warna ungu. Daun tunggal, bulat telur, dengan ujung meruncing, tepi rata, pangkal tumpul, pertulangan daun menyirip. Panjang daun 7-11 cm, lebar 5-7 cm, panjang tangkai 3 cm, warna ungu. Bunga majemuk bentuk tandan, letak diujung batang. Kelopak bentuk corong, hijau muda. Mahkota bentuk bibir, warna ungu. Buah kotak, bulat, ketika masih muda hijau dan setelah menjadi tua berubah coklat. Biji kecil, pipih, mengkilat, dan berwarna hitam. Akar tunggang, warna kuning keputih-putihan.

Kandungan Kimia

:
Saponin, flavonoid, polifenool, dan minyak atsiri. Komponen minyak atsiri tumbuhan ini, antara lain karvakrol, isopropyl-O-kresol, kalium, asam rosmarinat, dan asam klorogenat.

Bagian Yang Digunakan

: Daun

Kasiat

:
Obat wasir. Toksisitas pada pemakain daun ini, sesuai cara pemakaian menunjukkan bahwa tanaman ini praktis tidak toksik.

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

:
Ambeien : Ambil 17 daun iler, 7 lembar duan ngokilo, 3 rimpang kunyit (3cm). Seluruh bahan direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih. Minum 1x sehari 1 gelas.

Manfaat Tanaman Ekor Kucing


Nama

: Ekor Kucing

Nama Latin

: Acalypha Hispida

Suku

: Euphorbiaceae

Deskripsi

:
Terna, tahunan, tinggi 2-3 m. Batang tegak, bulat. Daun tunggal, lonjong, ujung meruncing, tepi bergerigi, pertualangan menyirip, hijau. Bunga majemuk, bentuk bulir, berbulu, merah. Buah bulat kecil, berbulu hijau. Biji bulat, kecil, putih kotor. Akar tunggang.

Kandungan Kimia

: Acalyphin, flavonoida, saponin, dan tanin.

Bagian Yang Digunakan

: Daun.

Kasiat

: Penutup luka, peluruh air seni.

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

:
Untuk obat penutup luka : 5 gram daun segar, dicuci, diumbuk sampai lumat, lalu ditempelkan pada luka, dan di balut dengan kain bersih.

Manfaat Tanaman Gandarusa


Nama

: Gandarusa

Nama Latin

: Gendarussa Vulgaris

Suku

: Acanthaceae

Deskripsi

:
Semak, bercabang banyak, mulai dari dekat pangkal batang. Cabang muda berwarna ungu gelap dan akan berubah warna menjadi coklat mengkilat stelah tua. Daun tunggal, letak berhadapan, berbentuk langset, panjang 5-20 cm, lebar 1-3,5 cm.

Kandungan Kimia

: Minyak atsiri, kalium dan alkaloid.

Bagian Yang Digunakan

: Daun

Kasiat

:
Melancarkan peredaran darah, antirematik, luka terpukul, patah tulang, rematik, bisul, borok, koreng, eksim, penurun panas, merangsang muntah, sakit kepala, kelumpuhan otot wajah, serta sakit mata dan telinga.

Efek Farmakologi

: -

Cara Pemakaian

:
1. Memar, keseleo, tulang patah : Rebus daun gandasuri segar (30-60 gram) atau yang kering (15-30 gram) dengan 3 gelas air sampai tersisa 1 gelas. Setelah dingin saring, lalu minum pagi dan sore hari, masing-masing ½ gelas.

2. Untuk obat yang diminum (melancarkan peredaran darah, antirematik, mrangsang muntah) : Rebus daun gandasuri segar (30-60 gram) atau tumbuk dan peras, lalu gunakan air yang terkumpul. Jika memakai yan telag dikeringkan, rebus daun kering (15-30 gram) atau akar kering (3-10 gram).

3. Untuk pemakain luar : Pipis herba segar, llau tempelkan ke tempat yang sakit, seperti tulang patah, bengkak, terkilir, pembekakan kelenjar, dan bisul. Gunakan air perasan daun segar sebagai obat tetes pada telinga yang sakit. Bisa gunakan air rebusan herba untuk mencuci korenf dan borok.

Catatan : Wanita Hamil dilarang mengkonsumsi tanaman gandarusa.